Eksekusi Script Pada GPO

Pertanyaan yang seringkali muncul terkait dengan implementasi Group Policy adalah bagaimana cara mengeksekusi file script sebagai Startup Script pada komputer-komputer yang ada (pertanyaan serupa berlaku juga untuk Shutdown Script pada komputer dan juga Logon/Logoff Script pada user-user) di sebuah domain.
Script yang dapat dijalankan pada Startup/Shutdown/Logon/Logoff adalah semua file yang bisa dieksekusi secara mandiri, yaitu file-file yang berekstensi: .bat, .cmd, .exe, .vbs dan sejenisnya. Tetapi permasalahannya adalah di mana file tersebut mesti disimpan?
Untuk mengimplementasikan script (Startup/Shutdown/Logon/Logoff), buatlah sebuah Group Policy Object (GPO) terlebih dahulu. Misalnya bernama “Shutdown PC”. Pasanglah GPO sesuai kebutuhan (pada level Site, Domain atau OU). Pada contoh kasus ini kita ingin mengeksekusi sebuah file bernama shutdown.cmd yang berisi perintah eksekusi shutdown.exe pada jam 18:00. Buat saja sebuah file menggunakan Notepad, berisi 1 baris perintah:
At 18:00 “shutdown /s /f /d p:0:0”
Simpan file tersebut dengan nama shutdown.cmd. Pastikan tidak ada ‘buntut’ .txt di belakang nama file tersebut. Terserah diletakkan di mana saja, yang penting ingat (misal di C:\Temp\shutdown.cmd).
Catatan: Perintah di atas terdiri dari 2 bagian; perintah At.exe (perintah scheduler) dan Shutdown.exe (perintah Shutdown). Untuk mengetahui parameter-parameter yang bisa digunakan, jalankan perintah tersebut di Command Prompt ditambah dengan /? (misal: at /?).
Selanjutnya, pada Group Policy Editor, buka-lah item yang sesuai (jika hendak membuat Startup atau Shutdown Script pada komputer, buka Computer Configuration\Policies\Scripts (Startup/Shutdown), lalu pilih Startup atau Shutdown sesuai kebutuhan. Sedangkan jika ingin membuat Logon atau Logoff Script pada user, buka User Configuration\Policies\Scripts (Logon/Logoff), kemudian pilih Logon atau Logoff).

01-Startup
Pada contoh kasus di sini kita pilih Startup (double click Startup di sebelah kanan pada gambar di atas). Kemudian akan muncul jendela untuk mendaftarkan file script apa yang ingin dieksekusi (seperti pada gambar di bawah):
02-AddScript
Klik Add pada gambar di atas, akan membawa kita ke jendela berikutnya (seperti gambar di bawah):
03-Browse
Pada jendela di atas, klik Browse, yang akan memunculkan jendela berikutnya (seperti gambar di bawah):
04-FolderLocation
Dalam keadaan jendela di atas terbuka, bukalah sebuah Windows Explorer lainnya dan cari file shutdown.cmd yang sudah dibuat sebelumnya. Drag & drop file tersebut ke lokasi yang ditunjukkan oleh tanda panah merah di atas. Ingat, drag & drop!! Jangan pernah mem-browse dan memilih file tersebut lewat jendela Browse di gambar atas. Tapi drag & drop ke situ.
Kegiatan drag & drop tersebut sebenarnya hanyalah trik untuk memastikan bahwa file yang ingin dieksekusi tersebut tersimpan pada shared folder di domain controller yang bernama Sysvol. Tujuannya adalah agar file tersebut bisa ter-replikasi ke semua domain controller, sehingga user atau komputer yang mendapatkan policy tersebut bisa mengeksekusi file script yang dimaksud karena ada di semua domain controller.
catatan penutup:
  • Startup script dieksekusi ketika sebuah komputer melakukan proses booting, tanpa perduli apakah ada user yang akan login atau tidak.
  • Shutdown script dieksekusi ketika sebuah komputer melakukan proses shutdown, tanpa perduli apakah ada user yang sedang login atau tidak.
  • Logon script dieksekusi ketika seorang user sukses terautentikasi dan masuk ke sebuah komputer.
  • Logoff script dieksekusi ketika seorang user hendak keluar dari sebuah komputer.

Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Eksekusi Script Pada GPO ini dipublish oleh Unknown pada hari Jumat, 09 Maret 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Eksekusi Script Pada GPO
 

0 komentar:

Posting Komentar