Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Cara menganalisa ciri-ciri kerusakan laptop atau notebook




Dengan semakin murahnya harga notebook membuat komputer dekstop semakin tersingkirkan. Tetapi tentu saja dengan semakin banyak jumlahnya, semakin banyak pula pemilik notebook yang komputer jinjingnya mengalami kerusakan. Jenis kerusakannyapun beragam, ada yang mudah diatasi, ada pula yang harus sampai ke service center untuk memperbaiki notebook mereka. Dengan bisa memahami dan mengetahui ciri-ciri kerusakan notebook atau laptop bisa dijadikan panduan awal dan memperbaikinya. Ok, langsung saja, sobatpc.com kali ini akan sharing mengenai ciri-ciri kerusakan notebook atau laptop yang paling seting terjadi dan langkah awal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kerusakan tersebut.
Biasanya ada beberapa ciri-ciri kerusakan laptop / notebook yang dapat kita jumpai sebagai tahapan awal servis laptop / notebook, yaitu antara lain :
Ciri Kerusakan LCD Laptop / Notebook :
Layar tidak tampil gambar, menyala tapi keluar garis-garis vertikal, tampak blok hitam, dan gambar tidak simetris / acak.
Solusi : coba cek dulu konektor ataupun soket-soket yg berhubungan dengan monitor.
Ciri Kerusakan Keyboard Laptop / Notebook :
Beberapa tuts tidak berfungsi, keluar bunyi beep panjang pada saat laptop dinyalakan, cursor berjalan tidak stabil / bergerak sendiri.
Kerusakan yang lebih parah : biasanya konslet dan ini menyebabkan Laptop / Notebook setelah booting, restart-restart terus.
Ciri Kerusakan Memory Laptop / Notebook :
Pada saat dihidupkan tidak tampak tampilan sama sekali, blue screen pada saat mulai loading Operating System. Bisa juga keluar suara beep berulang-ulang.
Ciri Kerusakan Motherboard / IC regulator Laptop / Notebook :
Dihidupkan agak sulit, batere tidak mau discharge, Mati Total. Indikator charger nyala, setelah dicarge lampu indikator pada charger mati (konslet). Jadi terjadi arus balik pada powernya. Kerusakan ini sering terjadi.
Ciri Kerusakan Charger Laptop / Notebook :
Batere tidak mau di charge, tidak ada indikator masuk power, laptop di charge posisi hidup malah kemudian mati. Layar bergetar tidak stabil.
Ciri Kerusakan DVD / CD room Laptop / Notebook :
Tidak mau membaca CD, indikator CD off.
Ciri Kerusakan Hardisk Laptop / Notebook :
Loading data / System lambat, berbunyi tidak normal, tidak bisa masuk windows, belum sampai login windows sudah restart sendiri.
Ciri Kerusakan Chipset / VGA Laptop / Notebook :
Layar tidak tampil, kalaupun tampil tidak mau akses ke Bios. Ada terdengar suara beep secara beraturan.
Penjelasan di atas merupakan cirri-ciri kerusakan yang sering terjadi pada laptop / notebook secara hardware.
Sedangkan ciri-ciri kerusakan laptop / notebook secara software antara lain :
  1. Tidak mau booting ke OS
  2. Pada Loading awal desktop banyak informasi error
  3. Proses Loading sangat Lambat
  4. Tidak bisa membuka Aplikasi
  5. Flasdisk Tidak bisa di baca
  6. Folder Option pada Explorer Tidak bisa di buka
  7. File regedit tidak bisa di eksekusi
Demikian ciri-ciri kerusakan laptop / notebook, dan sebenarnya ini juga berlaku untuk PC biasa atau komputer desktop biasa.
sumber : http://ekohasan.blogspot.com/2011/05/ciri-ciri-kerusakan-laptop-notebook.html
READMORE
 

Cara analisa kerusakan monitor



Monitor merupakan perangkat yang penting dalam computer, Dalam postingan kali ini sobatpc.com akan sharing bebebrapa hal yang harus dianalisa jika computer kita mulai rusak. Dengan bisa menganalisa jenis dan letak kerusakan monitor kita akan bisa lebih cepat dalam memperbaikianya, karena bisa langsung ke blok bagian yang rusak. Disamping itu kita bisa menghemat dana daripada karus pergi ke tukang service monitor, dan satu lagi yang paling penting adalah pengalaman dan ilmu yang bisa kita dapatkan jika berhasil memperbaiki monitor sendiri, pasti rasanya lebih mantap.
  1. Daftar Kerusakan Power Supply
    Gejala Yang Diimbulkan Kerusakan Komponen
    • Indikator layar gelap Kabel power, fuse, dioda bridge, transistor output Regulator
    • Dioda Zener, IC Oscilator
    • Gambar gelombang Elco Filter, Dioda Bridge
    • Gambar bergetar Condensator diseputarakan Oscilator
  2. Daftar Kerusakan Horizontal
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen
    • Indikator hidup layar gelap IC Oscilator Horizontal, Transistor Driver Horizontal,
    • Transistor Output Horizotal, Playback
    • Gambar terlalu ke kiri atau ke kanan Trimpot H-Hold, Trimpot H-Line, IC Oscilator Horizontal
    • Gambar melebar bagia kiri dan kanan Transistor Pelebar Jalur, Yoke Defleksi.
    • Raser satu garis vertikal Condensator Non Polar.
    • Gambar garis-garis hold Card Adapter, IC Syncronisasi, Kabel data.
    • Gambar terlalu kontras Trimpot Sub-Brigtness, Trimpot Sub-Contras, Potensio Screen.
    • Gambar tidak fokus Potensio Fokus, SocketCRT.
    • Gambar redup/gelap Trimpot Sub-Brigtness, Trimpot Sub-Contras, Potensio Screen, CRT.
    • Gambar lengkung dipinggir kiri dan kanan Trimpot Pinchusion, Yoje Defleksi.
    • Ada blanking/garis-garis putih Potensio Screen, Flayback.
  3. Datar Kerusakan Vertikal
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen
    • Raster satu garis horizontal C Vertical, Yoke Defleksi.
    • Gambar turun naik tidak berhenti Card Adapter, Kabel Data, IC Oscilator Vertical, rimpot V-Hold.
    • Gambar memendek ketengah IC Vertical, Trimpot V-Size.
    • Gambar terlalu keatas atau ke bawah Trimpot V-Hold, Trimpot V-Line.
    • Gambar melebar bagian atas atau bawah Trimpot V-Hold,Trimpot V-Line, Trimpot V- Size
    • Gambar memanjang bagian atas atau bawah Trimpot V-Hold, Trimpot V-Line, Trimjpot V-Size
  4. Daftar Kerusakan RGB
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
    • Tidak ada warna Card Adafter, IC RGB
    • Gambar tidak keluar atau kurang jelas Card Adafer, IC RGB
    • Gambar tidak kelihatan tapi raster terang Card Adafter, IC RGB, Trimpot RGB
    • Warna gambar tidak lengkap/warna dasar Card Adafter, IC RGB, Trimpot RGB, Transistor RGB, CRT.
  5. Daftar Kerusakan Yoke
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
    • Raster satu garis horizontal/vertikal Yoke Defleksi
    • Gambar travesium Yoke Defleksi
    • Gambar berbentuk lingkaran Posisi Yoke kurang maju kedepan.
    • Gambar miring ke kiri atau ke kanan Posisi Yoke Defleksi terlalu miring.
    • Indikator hidup l;ayar gelap Yoke Defleksi
  6. Daftar Kerusakan CRT
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
    • Indikator hidup layar gelap CRT, lihat kerusakan horizontal.
    • Filamen tidak menyala CRT, telusuri pembagian tegangan filamen.
    • Gambar redup tidak kelihatan CRT, naikkan tegangan filamen.
    • Pada saat power diOFF kan ada cahaya dilayar seperti korek api CRT.
    • Ada blanking berwarna merah/hijau/biru CRT.
    • Ada bercak-bercak warna pada layar Hilangkan dengan magnet Degausing
Demikian apa yang bisa sobatpc.com sharing, semoga bisa bermanfaat bagi pengunjung semua, terima kasih
READMORE
 

Cara Melacak Elco Rusak Dengan ESR Meter


 
Hampir semua teknisi komputer mempunyai pengalaman masing-masing. Dalam menengani komponen elco juga sama. Banyak komponen elco yang sebenarnya belum rusak total tetapi memang sudah perlu untuk diganti, alasannya bisa kering ataupun pecah. Elco jenis ini biasanya banyak terdapat pada produk cina. Apalagi perangkat yang bekerjanya menggunakan frekuensi tinggi, pasti banyak komponen elco yang cepat rusak atau kering dan hal tersebut memang sudah wajar dan sering terjadi. Terus bagaimana cara mencari komponen elco yang rusak tersebut ? Silahkan simak srtikel berikut.
Banyak teknisi menyiasati masalah ini dengan cara langsung mengganti semua elco yang ada, dengan tanpa mempedulikan apakah elco – elco tersebut rusak atau tidak. Hal ini umumnya memang cukup berhasil. Tetapi terkadang elco pengganti kualitasnya tidak bagus, sehingga pesawat rusak ulang setelah dipakai beberapa waktu. Mengganti semua elco juga merupakan suatu masalah sendiri jika sirkit yang diperbaiki banyak menggunakan elco. Penggunaan ESR meter ternyata merupakan pilihan yang paling tepat untuk mengatasi problem-problem diatas. Kami sarankan ESR meter merupakan tool yang wajib dimiliki oleh setiap teknisi setelah avo-meter.
Keuntungan menggunakan ESR meter :
  1. ESR meter dapat Melacak elco rusak dengan waktu lebih cepat karena tidak perlu melepas elco (in-circuit tester) satu persatu.
  2. Hanya elko rusak yang diganti
  3. ESR meter dapat digunakan untuk memeriksa kualitas elco baru maupun bekas. Kadang perangkat elektronik rusak lagi setelah service hanya disebabkan karena elco baru yang dipasang ternyata kualitasnya jelek.
  4. Elko yang jika di cek menggunakan ohm-meter kadang hasilnya menipu. Karena kalau dicek dengan ESR meter ternyata ESR-nya sudah menjadi besar(elco rusak).
  5. ESR meter dapat dipakai untuk memeriksa flyback yang short pada gulungan bagian primer (antara pin-B+ dengan pin-Kolektor), def yoke yang short, bagian primer tranfo power yang short.
  6. ESR meter dapat untuk mengetahui apakah re-chargeable bateri masih baik. Re-chargeable bateri yang sudah rusak umumnya ESR-nya lebih besar jika dibanding yang masih baik.
  7. ESR meter dapat untuk melacak jalur printed yang bocor/short
  8. Dengan membandingkan pada kapasitor yang masih baik, ESR-meter dapat dipakai untuk memeriksa kapasitor dengan nilai ribuan pf.
Catatan :
  1. ESR meter tidak dapat untuk mengetahui elco bocor atau short. Untungnya jarang sekali terjadi kerusakan elco short.
  2. ESR meter hanya cocok untuk memeriksa elco dengan nilai mulai 0.47uF ke atas.
Apakah sebenarnya ESR itu?
Umumnya parameter yang dimiliki sebuah elco yang dipahami oleh teknisi adalah “tegangan kerja maksimum” dan “nilai kapasitansi”. Pada hal sebenarnya masih ada beberapa parameter lain misalnya adalah “temperature kerja maksimum” (85 atau 105 derajat C) dan “ESR” (Equivalent Series Resistance).
Kecuali bersifat kapasitif, dalam prakteknya elco juga mempunyai karakteristik “resistif” yang disebabkan karena kombinasi resistansi kaki-kakinya, sambungan internal, plat dan elektrolit. Karakteristik resistif inilah yang membentuk ESR, karena kalau digambarkan maka seakan-akan seperti dipasang seri dengan kapasitansi elco tersebut.
  1. Idealnya ESR sebuah elco adalah nol, tetapi dalam praktek hal ini tidak mungkin.
  2. Elco tegangan tinggi cenderung mempunyai ESR yang lebih besar dibanding elco tegangan rendah
  3. Elco dengan nilai kapasitan kecil cenderung mempunyai ESR lebih besar dibanding elco nilai besar.
  4. Elco 105 derajad (C) cenderung mempunyai ESR lebih besar dibanding elco 85 derajad (C).
Jadi pemahaman gampangnya :
semakin kecil ESR (hambatan / resistansi)sebuah elco, semakin baik kondisi elco tersebut.
kebalikannya :
semakin besar ESR (hambatan / resistansi)sebuah elco, semakin buruk kondisi elco tersebut.
sumber : http://ekohasan.blogspot.com/2011/07/cara-melacak-elco-rusak-dengan-esr.html
READMORE
 

Teknik Memperbaiki Hingga Memalsukan Merk Flashdisk

memperbaiki-flashdisk
Teknik ini dilakukan dengan hard format, artinya format flashdisk dilakukan secara total (bukan format biasa) seperti jika kita memprogram dari awal sebuah perangkat komputer, benar-benar dari awal dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.
Flashdisk yang penulis gunakan didapat dari pelanggan warnet tempat usaha penulis yang berbaik hati untuk meminjamkan flashdisk miliknya kemudian diperbaiki. Semua bahasan materi dan software yang digunakan sudah ada di dalam video ini.
Part 1:
Link: http://www.youtube.com/watch?v=p9FZhFooy98
Part 2:
Link: http://www.youtube.com/watch?v=yyl4ADiDaDA
Setelah Anda mempelajari hal ini hendaknya Anda lebih waspada terhadap flashdisk rusak dan dijual kembali di negara ini. Jaman sekarang flashdisk 1Gb bisa disulap menjadi 2Gb, flashdisk merk abal-abal pun bisa disulap menjadi sekelas Kingston. Bukan hal yang mustahil memang, karena dahulu penulis pernah terkait dengan jaringan besar pemalsu flashdisk di Indonesia yang di impor dari negara lain dan sekarang sudah bertaubat, kalau flashdisk Anda mudah rusak bisa jadi flashdisk itu adalah hasil kerja penulis, kami belajar secara otodidak dari web orang Cina seperti yang diungkapkan dalam video di atas bahkan pada web tersebut belum ada cara pemalsuannya, kami mempelajarinya sendiri dari awal. Mereka orang Cina memang pandai masalah hardware, jadi kalau Anda ingin belajar sebagai seorang hacker, belajarlah dari orang Cina.
Ini adalah contoh gambar flashdisk yang sudah di modifikasi:

Kami tidak akan menunjukkannya secara blak-blakan karena dikhawatirkan akan memicu kelahiran pemalsu hardware baru di Indonesia. Gunakan pembelajaran kali ini untuk hal yang bermanfaat, bukan disalahgunakan. Kami tidak bertanggungjawab terhadap aneka bentuk penyalahgunaan ini
READMORE
 

Flowchart Trouble Shooting komputer

Kali ini kita akan membahas tentang flowchart yang semoga bisa membantu mengatasi permasalahan dari komputer kita :

Flow Trouble Shooting Motherboard
Flow Trouble Shooting VGA

Flow Trouble Shooting POST/BOOT WINDOWS

Flow HDD Repair


Semoga bisa membantu...
READMORE
 

Cek kerusakan monitor PC

 
 
Monitor merupakan perangkat yang penting dalam computer,dibawah ini ada beberapa hal yang harus dianalisa jika monitor  kita mulai rusak.


1. Daftar Kerusakan Power Supply
    Gejala Yang Diimbulkan Kerusakan Komponen :
  • Indikator layar gelap Kabel power, fuse, dioda bridge, transistor output Regulator, Dioda Zener, IC Oscilator
  • Gambar gelombang Elco Filter, Dioda Bridge
  • Gambar bergetar Condensator diseputarakan Oscilator
2. Daftar Kerusakan Horizontal
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen
  • Indikator hidup layar gelap IC Oscilator Horizontal, Transistor Driver Horizontal, Transistor Output Horizotal, Playback
  • Gambar terlalu ke kiri atau ke kanan Trimpot H-Hold, Trimpot H-Line, IC Oscilator Horizontal
  • Gambar melebar bagia kiri dan kanan Transistor Pelebar Jalur, Yoke Defleksi.
  • Raser satu garis vertikal Condensator Non Polar.
  • Gambar garis-garis hold Card Adapter, IC Syncronisasi, Kabel data.
  • Gambar terlalu kontras Trimpot Sub-Brigtness, Trimpot Sub-Contras, Potensio Screen.
  • Gambar tidak fokus Potensio Fokus, SocketCRT.
  • Gambar redup/gelap Trimpot Sub-Brigtness, Trimpot Sub-Contras, Potensio Screen, CRT.
  • Gambar lengkung dipinggir kiri dan kanan Trimpot Pinchusion, Yoje Defleksi.
  • Ada blanking/garis-garis putih Potensio Screen, Flayback.
3. Datar Kerusakan Vertikal
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan komponen
  • Raster satu garis horizontal C Vertical, Yoke Defleksi.
  • Gambar turun naik tidak berhenti Card Adapter, Kabel Data, IC Oscilator Vertical, rimpot V-Hold.
  • Gambar memendek ketengah IC Vertical, Trimpot V-Size.
  • Gambar terlalu keatas atau ke bawah Trimpot V-Hold, Trimpot V-Line.
  • Gambar melebar bagian atas atau bawah Trimpot V-Hold,Trimpot V-Line, Trimpot V- Size
  • Gambar memanjang bagian atas atau bawah Trimpot V-Hold, Trimpot V-Line, Trimjpot V-Size
4.Daftar Kerusakan RGB
   Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
  • Tidak ada warna Card Adafter, IC RGB
  • Gambar tidak keluar atau kurang jelas Card Adafer, IC RGB
  • Gambar tidak kelihatan tapi raster terang Card Adafter, IC RGB, Trimpot RGB
  • Warna gambar tidak lengkap/warna dasar Card Adafter, IC RGB, Trimpot RGB, Transistor RGB, CRT.
5. Daftar Kerusakan Yoke
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
  • Raster satu garis horizontal/vertikal Yoke Defleksi
  • Gambar travesium Yoke Defleksi
  • Gambar berbentuk lingkaran Posisi Yoke kurang maju kedepan.
  • Gambar miring ke kiri atau ke kanan Posisi Yoke Defleksi terlalu miring.
  • Indikator hidup l;ayar gelap Yoke Defleksi
6. Daftar Kerusakan CRT
    Gejala yang ditimbulkan Kerusakan Komponen
  • Indikator hidup layar gelap CRT, lihat kerusakan horizontal.
  • Filamen tidak menyala CRT, telusuri pembagian tegangan filamen.
  • Gambar redup tidak kelihatan CRT, naikkan tegangan filamen.
  • Pada saat power diOFF kan ada cahaya dilayar seperti korek api CRT.
  • Ada blanking berwarna merah/hijau/biru CRT.
  • Ada bercak-bercak warna pada layar Hilangkan dengan magnet Degausing.  
Semoga membantu ...
READMORE
 

Memperbaiki Flasdisk

Berangkat dari pengalaman pribadi dan teman-teman yang sering mengalami masalah dengan USB Flashdisk yang tidak bisa diformat ataupun file systemnya berformat RAW saya mencoba mencari cara/tool yang ampuh untuk memperbaiki flashdisk-flashdisk  yang rusak tersebut. Pada awalnya saya direkomendasikan menggunakan HP Drive Boot Key, HDD Low Level Format tool, dan format tool lainnya  yang banyak dianjurkan pada website atau blog-blog, tapi ternyata tool-tool tersebut tidak “sepamungkas” yang diharapkan karena hanya pada beberapa kasus kerusakan saja tool tersebut dapat menjalankan fungsinya dalam memperbaiki flashdisk yang rusak tersebut.
Dan pada akhirnya…setelah berjuang mencari dan mencari akhirnya saya mendapatkan sebuah tool yang dapat membantu saya memperbaiki flashdisk-flashdisk yang rusak tersebut. Tool “pamungkas” itu namanya repair.exe dengan versi 2.9.1.1. Memang tidak semua kondisi kerusakan pada flashdisk dapat diperbaiki dengan tool ini, tapi menurut saya tool ini sangat mumpuni dalam memperbaiki flashdisk yang tidak bisa diformat maupun flashdisk dengan format RAW,tapi dengan syarat flashdisk haruslah terdetect oleh sistem operasi,karena apabila tidak terdetect kemungkinan yang rusak adalah pada bagian hardware. Sebagai perbandingan, beberapa flasdisk rusak yang saya coba perbaiki dengan HP Drive Boot Key, HDD LLF tool, dan berbagai tool format lainnya banyak yang tidak bisa,tetapi dengan program repair ini flashdisk-flashdisk tersebut akhirnya bisa diformat.
Repair 2.9.1.1 dapat didownload disini.

Semoga Bermanfaat.
READMORE
 

Mengatasi power supply yang rusak

Komputer tiba2 gak mau nyala, power suppy juga gak bekerja sama sekali. Rusakkah power supplynya hingga berhenti mengalirkan listrik untuk menghidupi komputer kita? belum tentu, bisa juga motherboard atau prosesornya ya rusak. Nah untuk mengetahui power supply rusak atau tidanya kita bisa mengetes dengan langkah2 berikut ini :
1. Untuk lebih amannya lepas semua kabel konektor power supply yang terhubung pada motherboard atau hardware lainnya (hardisk, optical drive, dll)
2. Lakukan pengetesan pada konektor 20 + 4 pin dengan menggunakan kawat atau kabel,  caranya hubungkan kawat atau kabel tadi pada konektor yang tersambung warna hijau dan warna hitam.
3. Jika power supply hidup maka kerusakan pada motherboard/prosessor. Jika power supply mati, maka beryukurlah yang rusak adalah power supply nya yang harganya jauh lebih murah daripada motherboard/prosseror
 Power Supply Komputer merupakan sumber listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V, -12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya maksimal yang dapat di konsumsi oleh power supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan efisiensi yang sangat tinggi power supply ini sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan sebesar + 5V dengan arus sekitar 15 – 20 A untuk keperluan peralatan digital motherboard, disk drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive dan card-card yang dimaksudkan pada slot motherboard.
Bila beban power supply berlebihan, maka komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi tidak normal terutama pada saat kelistrikan yang di butuhkan meningkat sampai limit. Kerusakan yang sering terjadi ialah akibat beban berlebihan, tegangan masuk yang tidak stabil, sistem ground yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. Gangguan paling fatal untuk untuk power supply ialah bila tidak mengeluarkan tegangan sama sekali, walaupun sudah di beri tegangan masuk sesuai dengan kebutuhan. Cara praktis untuk memperbaiki power supply komputer dapat di lakukan sebagai berikut :
[1]. Lepaskan kotak power supply dari cassing agar memudahkan memeriksa rangkaian elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat lain. Bukalah kotak power supply sambil memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali ada yang terbakar dapat diketahui.
[2]. Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari sumber listrik luar, lepaskan FUSE tersebut dari soketnya dan ukur hubungan kawat pengamannya dengan ohm-meter pada posisi X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai sekitar 0 ohm, yang berarti FUSE tersebut masih baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang tak terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus diganti baru. Jangan melakukan sambungan kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas arus lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.
[3]. Jika FUSE baik atau sudah diganti baru tetapi masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor power switching 2SC3039 (dua buah) yang bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM. Lepaskan dua transisitor 2SC3039 tersebut dari PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-masing dengan multimeter. Bila salah satu transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya keduanya diganti dengan transistor baru, agar karakteristiknya terjamin dan simetris, ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC yang dikeluarkan power supply.
[4]. Lepaskan diode brigde atau empat buah diode perata yang langsung meratakan arus listrik AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi diode ini dengan multimeter. Kadang sering terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan singkat, sehingga arus listrik AC ikut masuk ke rangkaian switching dan melumpuhkan power supply secara keseluruhan transistor power akan ikut rusak, terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran diode ini ini sangat besar, maka trafo switching akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan terhubung singkat, kerusakan ini yang paling fatal.
[5]. Periksa juga transistor pembangkit pulsa “power on reset”, juga kapasisitor dan resistor yang terdapat pada rangkaian basis transistor tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja dengan baik, maka seluruh hasil regulasi tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM dan akibatnya power supply tidak mengeluarkan DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari pengetesan transistor POR ini ternyata rusak. Begitu juga apabila kapasitor di test akan kering, nilainya berubah, maka harus di ganti baru dengan nilai yang persis sama dengan sebelumnya.
[6]. Karena Power Supply komputer umunya bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena panas yang berlebihan menyebabkan solderan kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB Power Supply, lebih bagus lagi pastikan hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder ulang dengan timah yang lebih lunak (encer, flux 60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki komponen yang mungkin longgar dapat di jamin bersambung kembali dan umumnya power supply akan dapat bekerja normal kembali.
[7]. Komponen aktif yang pengetesannya tidak dapat di lakukan dengan multimeter adalah ICTL494 yang bertugas sebagai pembangkit PWM untuk mengendalikan transistor power switching bekerja. IC ini hanya di test dengan membandingkan terhadap IC yang normal pada power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan soket IC yang dicurigai rusak dengan IC pembanding yang masih bagus.
[8]. Bila proses pemeriksaan dan pergantian komponen yang rusak sudah dilakukan secara keseluruhan, maka cobalah power supply dihidupkan dengan memasang beban berupa disk drine saja. Periksalah apakah kipasnya berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12), orange (POR) terhadap kabel warna hitam (ground). Bila parameter tegangan pada kabel-kabel tersebut sudah benar, matikan power supply dan gantilah bebannya dengan motherboard atau beban lengkap seperti semula, cobalah sekali lagi.
READMORE
 

solusi permasalahan motherboard


Gejala dan cara bagaimana mengatasi motherboard yang rusak.

Mati Total
1. Periksa power supply, dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel ATX1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel ATX1 ke motherboard.
2. Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
3. Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
4. Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
5. Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power ATX di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.

Nyala Tapi Tidak Tampil
1. Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
2. Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
3. Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
4. Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
5. Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
6. Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
1. Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
2. Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
3. Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
4. Coba anda install ulang Windows.
5. Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.

CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan dan solusinya :
1. Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
2. Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).
READMORE
 

Cara mudah memperbaiki harddisk rusak

 
Memiliki harddisk yang rusak memang sangat menjengkelkan. Apalagi jika harddisk yang rusak tersebut berisi data-data yang penting bagi kita. Disamping harus kehilangan banyak data, kita juga bisa kehilangan harddisk tersebut. Tetapi sebelum anda membuang harddisk anda, ada baiknya anda simak terlebih dahulu artikel berikut, siapa tahu bisa membantu anda dalam memperbaiki harddisk dan tentu dengan harapan anda tidak jadi membuangnya, he…
Ok, langsung saja berikut beberapa tingkatan kerusakan harddisk dan bagaimana cara memperbaikiya. Disini memang sengaja dibedakan berdasarkan level, karena tingkat kesulitan dalam memeperbaikinya juga berbeda. Secara awam mungkin sulit untuk memperbaikinya, tetapi secara teknis harddisk yang rusak bisa diperbaiki, tergantung level kerusakannya.
Saya membagi harddisk menjadi 4 level, ini berdasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk.
  1. Level 1
    Kerusakan yg terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
    • Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak.
    • Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
    • Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya.
    • Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
    • Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.
  2. Level 2
    Kerusakan yang terjadi pada level 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
    • Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
    • Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
  3. Level 3
    Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.
  4. Level 4
    Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
    • Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
    • Mengganti IC pada mainboard Harddisk
    • Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
    • Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.
Semoga ini bisa jadi referensi tambahan buat kalian yang ingin mencoba memperbaiki harddisk. Dan semoga tulisan ini juga bisa menambah wawasan bagi anda pengunjung sobatPC. Terima kasih
READMORE
 

Solusi Untuk Komputer Yang Tidak Memiliki Fitur Booting Via USB Pada BIOS

 
Sekarang sudah jamannya install menggunakan USB / Flashdisk.. kalau mau install ulang windows / linux.. kita tinggal download  image .iso, terus menggunakan tool semacam wintoflash atau unetbootin untuk membuat bootable flashdrive. Tapi masalahnya bagaimana jika  komputer jadul kita tidak support boot from USB?? koleksi CD installer semakin lama akan semangkin berjamur / tergores dan tidak bisa digunakan. Mungkin sharing kali ini bisa bermanfaat bagi anda.Tool yang Anda butuhkan adalah:
  1. floppy drive / CDROM
  2. Plop Boot Manager, bisa di download disini
Pertama ekstract plpbt-5.zip, didalamnya akan ada file plpbt.iso.
Burn plpbt.iso ke cd..
Tapi kalo ternyata komputer kita terlalu jadul dan tidak punya CDROM, hanya ada floppy drive,  gunakan tool RAWRITE for Win untuk memasukkan plpbt.img kedalam floppy disk.
Untuk selanjutnya.. atur bios komputer anda untuk booting from CD atau Floppy Disk. Kalau sudah sukses.. Jangan lupa Tancapkan FlashDisk di komputer anda, masukan Disket/CD ke drive, Restart komputer Anda, maka komputer akan booting lewat CD / disket dan menampilkan menu seperti digambar ini.
Pilih USB untuk booting from USB
Loading EHCI Driver dan mendeteksi Flashdisk anda,
Sekarang komputer akan booting lewat USB Flashdisk, dan sukses sudah proses membuat komputer lama booting lewat flashdisk.
Demikian tutorial singkat kali ini somoga bisa bermanfaat bagi pengunjung semua. Terima kasih
READMORE